Cahaya Kecil Sinar yang Besar

 Halo Gue Wahyu!


Kembali lagi menulis di blog ini setelah ternyata, tahun lalu gue nulis disini. Jadi, mau sedikit life update dulu boleh, ya?

So... apa yang gue kerjakan selama setahun ke belakang? rasanya cukup banyak. Jadi akan coba gue persingkat. 

Setahun ini ada beberapa projek yang gue kerjakan, ada yang bentuknya komersil ada juga yang non-komersil. Mulai dari kegiatan kemasyarakatan sampai korporat. Tapi yang pasti, setahun ini gue lagi sibuk untuk menyelesaikan tanggung jawab gue sebagai pelajar, yaitu menuntaskannya. Cukup sulit karena ternyata gue udah cukup terlena dengan menikmati hidup di luar ruang kelas, melakukan banyak kegiatan sosial yang, sepertinya agak berlawanan arah dengan latar belakang gue sebagai mahasiswa teknik. Rasa-rasanya juga cukup sedikit gue bertemu dengan orang dengan bidang yang sama. Tapi anehnya, orang-orang seperti mereka yang bikin gue sadar dan balik lagi on track untuk cepat-cepat merampungkan studi.

Sebagai mahasiswa teknik, gue terbiasa dilatih untuk berpikir pragmatis, menyelesaikan sesuatu based on data, dan berorientasi pada hasil yang tepat. Pola pikir ini juga yang secara nggak langsung bikin gue bisa bertahan dikehidupan yang sekarang. Pokoknya, semua harus dihitung. Meleset dikit aja bisa bikin gue kepikiran dan jadi siaga, takutnya ada efek domino hasil dari kekeliruan sebelumnya. 

Pola pikir yang pragmatis bikin gue jarang sekali pake hati untuk bertindak, itu kenapa beberapa teman memandang gue sebagai manusia nirempati. Padahal nggak gitu, gue masih bantu orang yang sedang dalam keadaan susah, cuma kadang gue nggak terlalu in-charge apalagi kalo udah banyak yang bantu, soalnya takut malah bikin ribet. Simpelnya, gue membantu dengan porsi yang cukup.

Sampai tanpa gue sadari, punya pola pikir seperti itu bikin gue mengkotak-kotakan banyak hal dan ternyata itu salah. Seperti, orang yang suka mabuk udah pasti tempramental. Atau, seseorang akan tumbuh sesuai lingkungan dimana ia tumbuh. Misal, anak yang hidup di lingkungan keras, kasar, kurang baik, maka dia akan bersifat demikian juga. 

Dan ternyata itu salah.

Sejak awal tahun ini, gue banyak melihat suatu yang bikin cara pandang itu berubah. Stereotip itu nggak salah, cuma kadang itu bikin gue malu karena nggak melihat sesuatu berdasarkan data valid. Tahun ini gue bertemu dengan beberapa orang yang mencoba mendobrak kebiasaan buruk di lingkungan dimana dia tumbuh. Mencoba menjadi berbeda dengan melawan arus. Mungkin akan dipandang agak nyeleneh bagi sebagian orang di sekitarnya, tapi justru harapan itu perlahan muncul di pundaknya. Mungkin juga orang-orang disekitarnya bangga, cuma gengsi aja mau bilang.

Kita sepakat bahwa definisi membanggakan bagi setiap orang mungkin berbeda. Bisa aja juga orang-orang yang gue temui ini berpikir bahwa ini semua bagian dari menjalani hidup aja, kayak seakan bilang "yaelah gue cuma menjalani apa yang ada aja, kalo kebetulan yang gue jalani ini lebih baik dari yang lain, mungkin itu bagian dari keberuntungan". Gue sepakat akan hal itu. Tapi, dibalik itu semua tentu ada pilihan yang harus benar-benar dipilih. Nggak gampang buat melawan arus, gue sendiri pernah ngerasain, apalagi harus menjalani itu dengan konsisten. 

Tapi perihal bangga, cerita seperti itu tetap perlu mendapat apresiasi dengan porsi yang pas.

Gue mengakui bahwa cukup sulit untuk melawan arus. Tapi gue yakin, perlahan langkah yang diambil itu akan menjadi cahaya kecil di lingkungan yang gelap. Yang pelan-pelan, walau kecil ternyata sinarnya cukup besar buat ngasih warna di tempat itu. Seperti sebuah teori relativitas, sebesar apapun cahayanya kalau tempat yang disinari luas dan udah terang, maka cahaya itu akan terlihat biasa aja. Sedangkan, mau sekecil apa cahayanya kalau tempat yang disinari masih gelap, maka sinarnya akan terlihat paling besar dan terang.

Tapi, nggak pernah ada yang salah dengan pilihan. Dimanapun letaknya, besar kecilnya, atau terang redupnya cahaya, selagi masih bisa dan ada, jalani aja. Mungkin itu juga bagian dari keberuntungan.

3...2...1... cekrekk


Posting Komentar

0 Komentar